Suaq Bakong - MTsN 2 Aceh Selatan melaksanakan upacara bendera di halaman multifungsi pada Senin (26/10/2026). Bertindak sebagai pembina upacara Munawir, S.Pd.I dengan tema amanat "Menjaga Kesatuan dan Kekompakan Warga Madrasah". Berikut isi dari amanat yang telah disampaikan.
Madrasah kita ini adalah rumah besar. Di dalamnya ada perbedaan. Beda latar belakang, beda suku, beda kemampuan, beda karakter, beda pendapat. Perbedaan itu adalah sunnatullah, dan itu indah jika kita kelola dengan cinta. Akhir-akhir ini kita belajar tentang Kurikulum Berbasis Cinta. Cinta itu bukan sekadar kata. Cinta itu adalah komitmen untuk menjaga. Menjaga lisan agar tidak menyakiti, menjaga sikap agar tidak memecah belah, dan menjaga hati agar tetap bersih.Kesatuan itu seperti sapu lidi. Satu lidi mudah patah. Tapi jika puluhan lidi disatukan, ia akan kuat, mampu membersihkan sampah yang besar sekalipun. Begitulah warga madrasah. Jika kita bersatu, madrasah kita akan kuat, prestasi akan mudah diraih. Namun, kesatuan tidak akan datang dengan sendirinya. Ia harus diperjuangkan. Ada tiga kunci yang harus kita pegang bersama:
Pertama, Jaga Lisan dan
Jari. Di era media sosial, jangan mudah menyebar berita yang belum tentu benar,
jangan mudah menghujat teman di grup WhatsApp. Satu kalimat hoaks bisa memecah
persaudaraan.
Kedua, Hormati Perbedaan dan Utamakan Musyawarah. Jika ada masalah, jangan main hakim sendiri, jangan membentuk Geng yang saling bermusuhan. Duduk bersama, bicarakan dengan kepala dingin. Inilah wujud dari Moderasi Beragama yang diajarkan di madrasah kita: toleran, anti-kekerasan, dan menghargai.
Ketiga, Utamakan Kepentingan Bersama di Atas Kepentingan Pribadi. Kepentingan madrasah harus di atas ego pribadi. Jika piket kelas, laksanakan dengan kompak. Jika ada lomba, dukung teman yang berjuang membawa nama madrasah. Ingatlah, Bendera Merah Putih yang ada di depan kita ini berkibar bukan karena satu benang, melainkan karena ribuan benang yang ditenun menjadi satu. Ia menjadi kuat karena kompak. Saya berpesan kepada seluruh warga madrasah, mari kita jadikan madrasah ini sebagai contoh nyata persatuan. Guru kompak dengan guru, siswa kompak dengan siswa, guru sayang kepada siswa, siswa hormat kepada guru. Jika madrasah kita kompak, maka insyaAllah, Allah akan turunkan keberkahan dan prestasi akan datang dengan sendirinya.
Oleh. Munawir, S.Pd.I
Berikan Komentar