Pentingnya Budaya Membaca

Suarni Juana Arkas, S.Pd, Wali Kelas VIII-3

Suaq Bakong - MTsN 2 Aceh Selatan melaksanakan upacara bendera di halaman multifungsi pada Senin (19/10/2026). Bertindak sebagai pembina upacara Suarni Juana Arkas, S.Pd dengan tema amanat "Pentingnya Budaya Membaca".  Berikut isi dari amanat yang telah disampaikan.

Serah Terima Jabatan Kepala Tata Usaha MTsN 2 Aceh Selatan, H. Adiguna Periode 2013-2026 Kepada Nur Aidar S.Ag. Periode 2026 s/d Selesai


Perintah membaca itu bukan perintah guru Bahasa Indonesia, bukan pula perintah presiden tapi perintah Allah langsung dalam Al-Quran. Ayat ini diturunkan kepada nabi Muhammad SAW. melalui malaikan Jibril di Gua Hira sebagai penanda awal mulanya wahyu Alquran. Jadi pekerjaan membaca ini bukan kaleng-kaleng, bukan cilet-cilet setiap sesuatu yang diperintahkan Allah pasti banyaklah kebaikan. Apa bunyi ayat tersebut “Iqrak Bismi Rabbikallazi Khalaq” artinya bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan.


Membaca yang tertulis dibuku-buku pelajaran yang kita pelajari bersama guru-guru kita disekolah menjadi pengetahuan dan yang akan dinilai oleh Allah SWT sebagai amal ibadah setiap manusia. Oh kalau  begitu tidak sekolah pun bisa kita baca sendiri bu, tidak bisa. harus belajar dengan guru. Kata guru saya siapa yang belajar tanpa guru berati dia belajar dengan setan. Karena mereka-reka atau coba-coba iya gak ya iya gak ya. Dan kalau tidak sekolah kita tidak tahupun. Masak iya sedang duduk di kaki lima sambil cari kutu ada orang bertanya rukun iman yang ke enam apa? Berapa ukuran lapangan badminton? Sambil lindas kutu pula. 


Focus kita pada membaca, Membaca adalah proses mengamati sekaligus memahami makna informasi yang ditulis dan tertulis. Mengapa kita harus membaca? Karena membaca adalah cara yang paling tepat, cepat untuk mendapatkan dan menguasai informasi yang kita butuhkan dalam hidup kita, sehingga kita mengerti apa yang kita butuh tahu. Mengerti shoalat itu wajib dilakukan. Mengerti cara menghormati orang tua. Mengerti mana yang harus dotonton dan yang tidak harus ditonton. Mengerti apa yang harus kita lakukan apa yang mesti kita lakukan dan pantas kita lakukan. Kalau kita murid bersikaplah sepantasnya murid, masuk kelas dengan tertib, melaksanakan tugas dari guru. Jangan buat onar teriak-teriak di kelas, kalian murid, bukan kernet. Jangan curi-curi Kesempatan untuk tidak belajar keluar kelas melala/merayap tidak karu-karuan.

Zaman sekarang jadi siswa bandel atau batat tidak asik lagi karena segala sesuatu sudah ada pendahulunya. Jadi siswa baik yang saja disayangi dan diharapkan orang tua. Muda baik parasnya berprilakulah yang baik. Kita anak manusia ini mencicil segala kebaikan yang bisa kita lakukan agar suatu saat kebaikan ini jadi tawaran untuk meminta agar hajat impian cita-cita kita dikabulkan Allah. Atau pantas kita jadi penghuni syurga aamiin.


Membacalah sesering mungkin. Baca segala apa yang kamu butuhkan mau jadi detektif baca mau jadi atlit baca, butuh menyelaesaikan masalah, bacalah cara-cara menelesaikan masalah pada kisah-kisah nabi, Bagaimana luar biasanya masjid nabawi, Makam Rasulullah. Masjidil Haram karena kita belum diundang Allah Maka Baca-baca saja dulu. Keuntungan membaca itu sangat banyak 1.bisa mengetahui membuka wawasan tanpa bayar paspor, 2.bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah. 3.Banyak tahu dan mengerti tidak mudah dibodohi yang terakhir rajin membaca adalah ciri-ciri seorang hamba yang taat kepada Tuhannya.

Oleh. Suarni Juana Arkas, S.Pd.



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin