Suaq Bakong - Kegiatan Masa
Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MTsN 2 Aceh Selatan memasuki hari keempat
pada Kamis (16/07/2026). Bertempat di Aula Madrasah, rangkaian kegiatan diisi
dengan berbagai materi pembinaan yang bertujuan membentuk karakter,
meningkatkan kesadaran hidup sehat, serta menumbuhkan budaya literasi bagi
seluruh murid baru.
Materi pertama disampaikan oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK), Dewi Yusrika, S.Pd.I. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa Guru BK bukanlah aparat madrasah yang menakutkan, melainkan sahabat bagi setiap siswa. Guru BK hadir untuk memberikan pendampingan, bimbingan, serta membantu siswa menemukan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi selama menempuh pendidikan di madrasah.
Beliau juga menjelaskan bahwa
layanan Bimbingan dan Konseling bertujuan membantu setiap individu memahami
potensi dirinya, menjadi pribadi yang mandiri, serta mampu mengembangkan
kemampuan secara optimal. Layanan BK mencakup empat bidang utama, yaitu pengembangan
pribadi, keterampilan sosial, strategi belajar yang efektif, dan perencanaan
karier sebagai bekal meraih cita-cita di masa depan.
Selanjutnya, murid baru mengikuti orientasi mengenai budaya hidup bersih dan pengenalan Unit Kesehatan Madrasah (UKM) yang disampaikan oleh Pembina Usaha Kesehatan Madrasah, Devita, S.Pd.I. Dalam materinya, beliau mengajak seluruh siswa untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari karakter seorang muslim.
"Kebersihan adalah cerminan
seorang muslim dan pangkal kesehatan," ungkap Devita di hadapan para
peserta MATAMUDA.
Selain menjaga kebersihan
lingkungan madrasah, beliau juga mengingatkan pentingnya menerapkan pola hidup
sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, minum air yang cukup, serta menjaga
waktu istirahat agar kondisi tubuh tetap prima sehingga proses belajar dapat
berlangsung dengan maksimal.
Pada sesi berikutnya, Kepala
Perpustakaan MTsN 2 Aceh Selatan, Jazuli, S.Pd.I., memberikan orientasi
mengenai budaya membaca, tata cara peminjaman dan pengembalian buku, serta tata
tertib yang berlaku di perpustakaan madrasah. Beliau mengajak seluruh murid
baru untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar dan sumber pengetahuan
yang dapat menunjang prestasi akademik.
Suasana semakin meriah pada
penghujung kegiatan MATAMUDA ketika para murid baru mengikuti permainan
edukatif "Finding the Teacher" yang dipandu oleh Wakil Kepala
Madrasah Bidang HUMAS, Nuria Juwita, S.Pd. Kegiatan ini turut dibantu oleh
panitia MATAMUDA dari OSIM yang mengatur jalannya permainan agar berlangsung
tertib dan menyenangkan.
Melalui permainan tersebut, para peserta ditantang untuk mengingat nama-nama guru yang telah diperkenalkan sebelumnya secara lengkap dan benar. Selain itu, peserta juga harus mencocokkan petunjuk atau clue yang diberikan dengan ciri-ciri guru yang dimaksud. Permainan ini tidak hanya menguji daya ingat, tetapi juga melatih konsentrasi, ketelitian, kerja sama, serta membantu murid baru lebih cepat mengenal seluruh tenaga pendidik di MTsN 2 Aceh Selatan.
Kegiatan MATAMUDA hari keempat berlangsung dengan antusias dan penuh keceriaan. Melalui rangkaian materi dan permainan edukatif tersebut, diharapkan murid baru semakin memahami pentingnya peran Bimbingan Konseling, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, membangun budaya literasi, serta menjalin kedekatan dengan seluruh warga madrasah sebagai bekal untuk mengikuti proses pembelajaran di MTsN 2 Aceh Selatan.
Berikan Komentar