Suaq Bakong – Puncak pesta demokrasi di MTsN 2 Aceh Selatan resmi melahirkan pemimpin baru. Berdasarkan hasil penghitungan suara, pasangan Nurfadila Maulina dan Marsya Zulaikha berhasil meraih kemenangan telak dan ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM periode 2025/2026.
Dari total suara yang masuk, pasangan Nurfadila–Marsya unggul dengan 230 suara, disusul oleh pasangan Tijanniswa dan Alia Nursifa yang memperoleh 39 suara, sementara 4 suara dinyatakan rusak. Suasana aula madrasah dipenuhi sorak sorai dan tepuk tangan riuh dari para siswa saat hasil akhir diumumkan oleh Ketua KPPS, menandai berakhirnya rangkaian pemilihan OSIM yang berjalan dengan lancar, jujur, dan demokratis.
Dalam sambutannya, Nurfadila Maulina, selaku Ketua OSIM terpilih, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang telah diberikan oleh seluruh warga madrasah.
“Terima kasih atas dukungan dan kepercayaannya. Kemenangan ini bukan hanya milik kami, tetapi milik seluruh siswa MTsN 2 Aceh Selatan. Mari kita tetap menjaga kekompakan dan kerjasama untuk bersama-sama memajukan madrasah tercinta,” ujarnya penuh semangat.
Nurfadila juga menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada para pengurus OSIM periode sebelumnya.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus OSIM periode 2024/2025 di bawah kepemimpinan Muhammad Kautsar dan Ananda Yazid Syauqi yang telah memberikan dedikasi dan teladan luar biasa. Semoga kami dapat meneruskan perjuangan dan membawa OSIM menjadi lebih aktif, kreatif, dan inspiratif,” tambahnya.
Kepala MTsN 2 Aceh Selatan, Muslizar, S.Pd, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pemilihan yang berjalan dengan baik dan penuh sportivitas. Ia berharap kepengurusan OSIM yang baru dapat menjadi contoh dalam hal kepemimpinan, tanggung jawab, dan semangat gotong royong di lingkungan madrasah.
Dengan terpilihnya Nurfadila Maulina dan Marsya Zulaikha sebagai nahkoda baru OSIM, diharapkan organisasi siswa di MTsN 2 Aceh Selatan semakin solid, inovatif, serta mampu melahirkan berbagai program positif yang mendukung terwujudnya madrasah yang hebat, bermartabat, dan berkarakter Islami.
Berikan Komentar